Mengenal Jenis Sumber Energi Terbarukan

Mengenal Jenis Sumber Energi Terbarukan.

Energi adalah kebutuhan dasar bagi kehidupan manusia dan memainkan peran penting dalam menggerakkan perekonomian suatu negara. Aktivitas manusia semakin berkembang dari waktu ke waktu, memaksa negara-negara di dunia untuk terus mengeksplorasi sumber energi baru yang ramah lingkungan dan dapat menggantikan ketergantungan pada energi yang akan segera habis seperti minyak, gas alam, dan batubara.

Sumber Energi Terbarukan adalah energi yang dapat diperoleh dari alam seperti matahari, angin, hujan, pasang surut, dan energi panas bumi. Teknologi energi terbarukan ini meliputi energi berbasis biomassa (bioenergi), panas bumi (energi panas bumi), tenaga air (tenaga air), tenaga laut (energi laut), energi surya (energi matahari), dan energi angin (energi angin).

Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang cukup besar karena lokasi geografisnya yang memungkinkannya untuk selalu mendapatkan sinar matahari yang berlimpah. Indonesia juga terletak di atas cinicin api dan merupakan negara maritim yang diapit oleh dua samudera besar: Samudra Pasifik dan Samudra Hindia.

Bioenergi

Bioenergi adalah suatu bentuk energi terbarukan yang diperoleh dari organisme hidup atau yang baru mati (biomassa). Sumber biomassa termasuk bahan bakar kayu, limbah, dan alkohol. Energi dalam bentuk ini sudah sangat umum digunakan di seluruh dunia.

Sayangnya, sebagian besar proses bioenergi melepaskan sejumlah gas karbon dioksida ke atmosfer dan merupakan kontributor utama pencemaran udara. Beberapa bentuk bioenergi yang lebih modern adalah metana dan produksi alkohol untuk bahan bakar mobil dan bahan bakar penghasil listrik.

Energi panas bumi

Energi panas bumi adalah sumber energi terbarukan dalam bentuk energi panas (panas) yang diproduksi dan disimpan di dalam perut bumi. Energi panas bumi diyakini cukup sangat ekonomis, berlimpah, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.

Apa Saja Jenis Sumber Energi Terbarukan?

Energi panas bumi disebabkan karena aliran panas dari pusat bumi (di mana suhu di atas 5.000 ° C) mengalir melalui permukaan bumi. Panas bumi dihasilkan oleh unsur-unsur radiogenik yang membusuk secara alami termasuk uranium, torium dan kalium selama jutaan tahun.

Indonesia memiliki potensi besar dalam mengembangkan energi panas bumi. Sayangnya, Indonesia masih memiliki beberapa masalah seperti menguasai teknologi, pengaruh buruk pada lingkungan dan investasi.

Energi tenaga air

Energi tenaga air adalah sumber energi terbarukan yang menggunakan tenaga air untuk menghasilkan listrik. Energi listrik dihasilkan ketika jatuhnya air disalurkan melalui turbin air. Tekanan air yang mengalir pada baling-baling turbin akan memutar poros, mengubah energi gerak (kinetik) menjadi energi listrik. Tenaga air adalah teknologi energi terbarukan yang paling maju dan berkembang di lebih dari 160 negara di dunia.

Energi matahari

Energi matahari adalah energi yang berasal dari sinar matahari atau panas dari matahari. Pada dasarnya ada dua jenis utama teknologi energi surya:
Panas matahari (solar thermal): sistem ini mengubah sinar matahari menjadi energi panas. Sebagian besar sistem panas matahari digunakan untuk pemanasan ruang atau untuk memanaskan air. Energi panas ini juga dapat digunakan untuk menghasilkan uap, yang kemudian dapat digunakan untuk menggerakkan turbin yang akan menghasilkan energi listrik.

Fotovoltaik surya (PV): sinar matahari langsung dapat dikonversi menjadi listrik sebagai Sumber Energi Terbarukan menggunakan sel fotovoltaik. Sistem PV dapat dipasang di atap, diintegrasikan ke dalam desain bangunan atau kendaraan dan juga dapat ditingkatkan ke pembangkit listrik skala besar.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.